Kapal yang dirancang untuk tidak mungkin tenggelam

Salah satu Kejadian besar dalam sejarah pelayaran dunia adalah tenggelamnya kapal Titanic. Peristiwa terjadi pada tanggal 14 april 1914  dan ketika itu Titanic mengangkut 2.224 orang dan menelan korban 1500 lebih. Ini adalah jumlah korban terbesar dalam sejarah maritim di masa damai.

Kecelakaan terjadi ketika kapal menabrak gunung es dengan kecepatan yang sangat tinggi.  Walaupun sebelumnya Nakoda sudah mendapatkan peringatan tentang adanya gunung es yang  menghadang, kecepatannya yang sangat tinggi membuat kecelakaan tidak terhindarkan. Akibatnya kapal membentur Gunung es sehingga menimbulkan kerusakan, dan melubangi lima dari 14 kompartemennya.

Sebenarnya Kapal ini hanya dirancang untuk tetap terapung walaupun  4 kompartemennya bocor. Sayangnya akibat benturan yang sangat besar akibat jecelakaan itu, 5 buah kompartemen kapal bocor, sehingga tidak mampu menahan kapal untuk tetap terapung.  Akibatnya, kemudian kapal tenggelam setelah sebelumnya terbelah menjadi dua. Korban yang timbul sangat banyak karena tidak tersedianya cukup skoci untuk menyelamatkan mereka. Kabarnya, hal itu disebabkan karena mereka terlalu percaya diri, bahwa  kapal Titanic tidak mungkin tenggelam.

Mengapa gunung es yang sangat besar sering tidak terlihat oleh para Nakoda, sehingga banyak kecelakaan kapal yang diakibatkan karena menabraknya?

Di permukaan laut, gunung es hanya terlihat sebagian kecil saja dari seseluruhan tubuhnya. Sebagian besar ada di bawah permukaan laut.  Penampakannya seperti benda kecil lain yang banyak terapung di atas air laut. Itulah sebabnya banyak para nakoda yang tertipu oleh penampakannya yang hanya berbentuk kecil di permukaan. Akibatnya mereka baru menyadari keberadaan gunung es itu justru saat kapal tidak mungkin lagi menghindarinya.

Banyak sekali penampakan yang seperti gunung es ini sehingga kita mengabaikannya. Sesuatu yang kelihatannya kecil, tetapi sebenarnya sangat besar, ketika kita benar benar menyadarinya. Membutuhkan “pikiran yang terbuka” dan kesediaan untuk menerima informasi baru  untuk dapat memahaminya.

Demikian pula dengan bisnis di Black Walet Indonesia. Mungkin modal yang hanya 100 ribu rupiah tampak seperti puncak gunung es yang kelihatan kecil di permukaan laut. Dengan modal hanya 100 ribu mungkin membuat anda meremehkan potensi penghasilannya.

Tetapi dengan inovasi bisnisnya, walaupun hanya modal 100 ribu, banyak yang menghasilkan uang satu juta rupiah sebulan atau lebih dari bisnis Black Walet.

Ujung es yang kelihatan kecil di permukaan ternyata adalah gunung es yang luar biasa besar ketika kita benar benar mengetahuinya.

Anda bisa mempelajari potensi bisnis Black Walet di sini :

BLACK WALET

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *